Loceret – Tempel Wetan, 31 Juli 2025 — Dalam upaya mendukung transparansi dan efisiensi penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar bagi petani, Balai Benih Pertanian Terpadu (BBPT) Kecamatan Loceret menyelenggarakan kegiatan sosialisasi aplikasi barcode Xstar, bertempat di Aula BBPT Loceret pada kamis 31/07/2025.
Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan kelompok tani, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta aparat desa di Kecamatan Loceret dalah satunya Desa Tempel Wetan. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengenalkan sistem pengajuan BBM solar bersubsidi melalui pemanfaatan aplikasi barcode Xstar, yang kini menjadi syarat utama dalam pengajuan alokasi BBM pertanian.
Melalui aplikasi ini, petani akan mendapatkan kode barcode unik sebagai identitas digital yang digunakan saat pengajuan BBM di SPBU yang telah bekerja sama. Aplikasi Xstar juga mencatat jumlah kebutuhan BBM berdasarkan data lahan dan jenis alat mesin pertanian (alsintan) yang digunakan oleh petani.
Kepala BBPT Kecamatan Loceret, Samsul Hadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan sistem ini merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk memastikan BBM subsidi tepat sasaran. "Dengan sistem barcode Xstar, pengajuan BBM menjadi lebih tertib, terdata, dan menghindari penyelewengan. Petani cukup menunjukkan barcode saat pengambilan BBM di SPBU," ujarnya.
Sesi sosialisasi dilanjutkan dengan demo penggunaan aplikasi dan pendaftaran barcode oleh para petani, didampingi oleh tim teknis dan penyuluh setempat. Para peserta diajarkan cara input data lahan, jenis alat pertanian, dan pengajuan kuota BBM secara mandiri melalui aplikasi.
Sejumlah petani menyambut baik penerapan sistem ini. “Awalnya kami bingung, tapi setelah dijelaskan ternyata mudah. Yang penting kami bisa tetap dapat solar untuk traktor kami,” kata Suwarno, petani dari Desa Tempel Wetan.
Subandi, Kepala Desa Tempel Wetan, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi penggunaan aplikasi barcode Xstar untuk pengajuan BBM solar bagi para petani di wilayah Kecamatan Loceret.
Dalam keterangannya, Subandi, mengatakan bahwa program ini sangat bermanfaat dan sejalan dengan kebutuhan petani di lapangan.
"Kami sangat mengapresiasi langkah BBPT Kecamatan Loceret dalam mengenalkan sistem pengajuan BBM solar melalui aplikasi barcode Xstar. Ini merupakan inovasi yang sangat dibutuhkan oleh petani, khususnya dalam memastikan distribusi solar bersubsidi bisa tepat sasaran dan tidak lagi berbelit-belit," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak pemerintah desa siap membantu proses pendataan dan pendampingan bagi para petani di Desa Tempelwetan yang mungkin masih mengalami kesulitan dalam menggunakan aplikasi.
"Kami di Pemerintah Desa siap bekerja sama dengan penyuluh dan petugas teknis agar petani kami tidak kesulitan mengakses aplikasi ini. Harapannya, semua petani di Tempelwetan bisa segera terdaftar dan mendapatkan barcode agar pengajuan BBM solar bisa berjalan lancar," tambahnya.
Menurutnya, sistem digital seperti ini merupakan bagian dari modernisasi sektor pertanian dan harus didukung semua pihak. Ia juga mengajak petani untuk aktif belajar dan tidak ragu bertanya agar bisa mengikuti perkembangan teknologi yang saat ini diterapkan oleh pemerintah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program percepatan digitalisasi layanan pertanian yang diinisiasi oleh BBPT Loceret, serta bentuk dukungan terhadap kebijakan distribusi energi bersubsidi yang lebih tepat guna dan berkeadilan.