Dinas PMD Kabupaten Nganjuk Gelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2025


 2025-04-16 |  Desa Tempelwetan

Loceret – Tempel Wetan 16/06/2025 – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2025 Rabu, 16 April 2025 bertempat di Ruang Rapat Roro Kuning di buka oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dan validitas data desa yang menjadi dasar dalam penentuan status perkembangan desa serta sebagai bahan perencanaan pembangunan desa yang lebih tepat sasaran.

Acara yang di hadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Sekretaris Desa, dan Tenaga Pendamping Profesional dari seluruh wilayah Kabupaten Nganjuk. Dalam sambutannya, Kepala Dinas PMD Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto, menegaskan pentingnya pemutakhiran data sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya Marhaen menyampaikan bahwa Data yang valid dan mutakhir menjadi fondasi utama dalam menetapkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa. Melalui pemutakhiran data Indeks Desa ini, kita berharap bisa mendapatkan gambaran riil kondisi desa, sehingga intervensi program bisa lebih terarah, ujar Marhaen

Pemutakhiran data Indeks Desa mencakup berbagai indikator seperti ketersediaan infrastruktur dasar, pelayanan publik, kegiatan ekonomi masyarakat, hingga kapasitas kelembagaan desa. Data ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan perumusan kebijakan pembangunan desa pada tahun anggaran mendatang.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi terkait metode pengisian data, peran operator desa, serta pemanfaatan aplikasi digital yang digunakan dalam proses pemutakhiran. Sosialisasi ini juga menjadi ajang diskusi dan tanya jawab untuk menyamakan persepsi serta menyelesaikan berbagai kendala teknis yang dihadapi di lapangan.

Dengan adanya kegiatan ini, Dinas PMD Kabupaten Nganjuk berharap seluruh desa dapat melakukan pemutakhiran data secara tepat waktu, akurat, dan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, sebagai upaya mendukung terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.