Tingkatkan Mutu Produk UMKM, Dinas Kominfo Lakukan Pendampingan Sertifikasi Halal


 2024-07-25 |  Desa Tempelwetan

Memberi kemudahan bagi para alumni Talenta Digital Anjuk Ladang mendapatkan sertifikasi standard mutu.

Loceret, Tempel Wetan- Kepala Dinas Kominfo, Slamet Basuki menunjukkan komitmennya dalam memajukan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Nganjuk. Caranya dengan melakukan pendampingan Sertifikasi Halal bagi pelaku UMKM khususnya Alumni Talenta Pelatihan Digital.

Pendampingan yang dilakukan, yakni Fasilitasi Pendampingan Sertifikasi Halal. bagi para pelaku UMKM Alumni Talenta Digital untuk mendapatkan sertifikasi standard mutu (halal) bagi produk mereka.

“Pendampingan ini adalah bentuk pelayanan Pemkab Nganjuk melalui Dinas Kominfo dalam memberikan jaminan mutu kepada pelaku UMKM. Harapannya, semua produk dari UMKM alumni Talenta Digital memiliki sertifikasi untuk jaminan produk,” ucap Slambas, Kamis (18/7/2024) saat membuka Pendampingan di Omah Tandang (Command Center).

Kepala Dinas yang juga pecinta kopi tersebut menjelaskan, ada beberapa fasilitas kemudahan yang diberikan melalui Pendampingan. “Kita berikan pendampingan pengurusan izin. Mulai dari perizinan NIB (Nomor Induk Berusaha), Label Produk Halal, Izin edar PIRT (Izin Pangan Industri Rumah Tangga) dan bagaimana cara memasarkan produk dengan desain menarik dan promosi media sosial,” bebernya.

Karena, bagi Slambas, sertifikasi standard mutu produk sangat penting untuk para pelaku UMKM. Selain untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk mereka. Juga dapat membantu para pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan dan memperluas pasar mereka. 

"Dengan memiliki sertifikasi standard mutu produk, para pelaku UMKM dapat menunjukkan kepada konsumen bahwa produk mereka berkualitas dan aman untuk dikonsumsi," tambahnya.

Pendampingan yang di ikuti oleh 12 Alumni Talenta Digital yang belum memiliki sertifikasi halal acara tersebut juga di ikuti oleh 18 Pelaku UMKM dari Kecamatan Bagor serta pendamping dari Kemenag sebagai Narasumber. Slambas, menyebut, pendampingan ini untuk membantu dan memudahkan alumni Talenta Digital yang belum memiliki sertifikasi halal mendapatkan jaminan mutu sertifikasi halal.

“Nadya, salah satu alumni Talenta Digital dari Desa Tempel Wetan yang memiliki usaha jamu tradisional mengatakan ia sangat terbantu sekali dengan adanya kegiatan tersebut dari yang sebelumnya tidak memiliki ijin usaha sama sekali dengan mengikuti pelatihan Digital yang dilaksanakan oleh Dinas Kominfo pada bulan mei lalu, dia mengaku usahanya sekarang sudah berijin semua, dan sekarang juga diberi kemudahan untuk mendapatkan sertifikasi halal, Nadya juga menyampaikan, kurang 1 yang masih proses untuk kelengkapan standart mutu usahanya yaitu BPOM.