Rabu, 1 April 2020 Pemerintah Kabupaten Nganjuk bertempat di Pringgitan Pemkab Nganjuk menggelar konferensi pers terkait perkembangan Virus Corona (Covid – 19). Pemkab Nganjuk memastikan 4 orang warganya terkonfirmasi positif terpapar virus Corona (Covid-19).
Menanggapi berita tersebut, Pemerintah Desa Loceret lakukan rapat koordinasi singkat dalam menjalankan tugas penanggulangan dan penanganan Covid-19 di Desa Loceret. Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Loceret tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat Kantor Desa Loceret, Kamis (2 April 2020).
Baca Juga :
Pemerintah Desa Loceret Berikan Bantuan Seperangkat Alat Cuci Tangan Kepada Pelaku UMKM Desa Loceret
Rapat koordinasi yang dihadiri oleh beberapa unsur Kepala Desa, Perangkat Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Bidan Desa ini membahas beberapa poin terkait perkembangan Virus Corona di Kabupaten Nganjuk khususnya di Desa Loceret.
Dalam rapat tersebut, Bapak Yudi selaku Bhabinkamtibas Desa Loceret menganjurkan untuk semua Ketua RT/RW mempunyai buku register keluar masuk warga yang baru datang dari luar kota. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk deteksi dini penyebaran virus corona. Selain itu beliau juga meminta kepada Pemerintah Desa untuk menghimbau kepada masyarakat desa untuk membuat tempat cuci tangan di depan rumah masing-masing.
Selanjutnya, Ibu Endang selaku Bidan Desa Loceret juga menyampaikan, untuk sering-sering dilakukan sosialisasi dan himbauan tentang pencegahan penyebaran virus corona, bisa dor to dor atau melalui mobil keliling dengan pengeras suara.
Dari Pemerintah Desa sendiri yang dalam hal ini disampaikan oleh Ibu Hj. Witri Januarista, S.Pt, M.Agr menyampaikan bahwa rencananya Pemerintah Desa Loceret akan menganggarkan pengadaan Masker untuk diberikan ke seluruh warga Desa Loceret. Rencananya masker ini nanti akan dijahit sendiri oleh warga Desa Loceret yang sudah pernah mengikuti pelatihan menjahit.
Perlu diketahui, sejak tahun 2017 Pemerintah Desa selalu mengadakan Kegiatan Pelatihan Menjahit yang didanai oleh Dana Desa. Berkaitan dengan hal itu, maka Pemerintah Desa berencana mengkaryakan peserta pelatihan menjahit tersebut untuk membuat masker guna dibagikan ke seluruh warga Desa Loceret.
Baca Juga :
Tanggap Corona, Pemerintah Desa Loceret Menyemprotkan Disinfektan Di Tempat Ibadah dan Tempat Umum
Selanjutnya, yang menjadi pembahasan dalam rapat adalah untuk mengkarantina wilayah atau lock down lokal dengan sistem ada beberapa gang yang ditutup secara permanen, dan ada dengan sistem buka tutup. Tetapi rencana ini masih butuh pembahasan lebih lanjut, mengingat dampaknya yang cukup signifikan, mulai dari dampak ekonomi dan dampak psikologi warga Desa Loceret.
Itu semua yang menjadi inti dari pembahasan rapat terbatas ini. Selanjutnya akan di dibahas lebih lanjut lewat media sosial seperti whatsapp guna mengurangi / memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19).
Semoga pandemi wabah virus corona ini segera berakhir, dan kita semua bisa menjalani kehidupan seperti sedia kala.
BERITA TERKAIT :
Cegah Rantai Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Desa Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak
Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Masjid Al-Anwar Desa Loceret Disemprot Disinfektan
Pemerintah Desa Loceret Edukasi Warga Desa Loceret Tentang Virus Covid-19 Dengan Memasang Banner
Taati Himbauan Pemerintah, Warga Desa Loceret Adakan Acara Kirim Do'a Tanpa Mengundang Tetangga